Posts

Showing posts from March, 2021

Run Baby Run

Image
There are days when my body feels fit, and I can run following the beat There are days when there's many on my plate, and the routine is skipped with regret There are days when I can run a little longer, a little further, a little faster There are days when the runner's high hit, and I cannot stop my feet There are days when rain suddenly comes then I got sick for a week There are days when the sky is so clear, yet the wind has no fear There are days when friends can join in, but mostly the playlist and I are playin’ There are days when giving up is the easiest way, but endurance takes over straightaway   I just realize I have been going through a lot From the days with the most intended one, to the days I just go run Perseverance, resilience, and determination are gained over time Running itself is a journey, to know how we feel about our body To listen and thrive physically and mentally To connect with nature and the place we live in To celebrate l

Malaikat Tak Bersayap

Image
Ketika patah hati, setiap orang punya coping mechanism (mekanisme bertahan) atau cara pengendalian yang berbeda-beda. Sebuah penelitian menyebutkan lima cara yang umum dilakukan orang Inggris Raya ketika patah hati adalah ngobrol dengan teman (37%), minum alkohol (30%), tidak melakukan apa-apa (21%), makan lebih banyak (12%), dan berbicara dengan orang tua (12%)*.  Saya? Sepertinya masuk ke dalam kaum rebahan alias tidak melakukan apa-apa. Tapi ada satu kebiasaan yang saya amati ketika lagi ngerasa sedih: Saya cenderung menarik diri dari pergaulan, misalnya off dari media sosial dan tidak mau ngobrol dengan siapapun, bahkan teman dekat sekalipun. Ini terjadi ketika saya lagi ngerasa super sedih sampai rasanya ga ada tenaga untuk bersosialisasi, salah satunya waktu patah hati terbesar akhir 2017. November 2020, saya nonaktifkan akun utama di Instagram (lagi). Ya, saat itu ada kabar yang tanpa disadari bikin saya sedih sehingga saya putuskan untuk berjeda dulu dari media sosial. Te