Posts

Showing posts from July, 2019

3 Investasi untuk Anak Muda

Image
“Jangan ribet-ribet mau investasi, duitnya ada kagak???” Pertanyaan ini menimbulkan tawa ringan yang disusul obrolan hangat di antara dinginnya perbukitan Sukabumi. Bertemu dengan orang-orang ini adalah momen yang selalu gua tunggu. Sambil menanti adik-adik tiba dari gunung, gua ngobrol santai sama salah satu senior yang menurut gua udah mencapai financial freedom dalam hidupnya. Maklum, di umur segini, tema investasi lagi cukup seksi buat dibahas. Menurut gua pribadi, yang wajib di- invest sejak muda gak cuma keuangan aja, tapi juga kesehatan dan… buku! Investasi Keuangan Bagian ini bakal panjang karena ngomongin finansial ternyata seseru itu! Gua sendiri baru melek sama isu finansial dua tahun belakangan. Dulu pas awal kerja, ngerasa seneng banget bisa ngehasilin duit sendiri dan larut sama sindrom YOLO alias You Only Live Once. Gak bisa lihat tanggal merah dianggurin gitu aja. Gak salah sih, cuma nyesel karena waktu itu gak dibarengi sama pengetahuan finansial yang mumpuni.

A Man in Island Part 2

Image
G: Hi Raf, how are you? R: Hi Git, good, and you? G: Not bad. Raf, do you still have a postcard I sent to you? R: I think so, but let me check first. What’s up, Git? G: Can I have it back? R: Eh, why, Git? G: Or, can you please take a pic of it? Curious of what I wrote years ago. R: Ok. Hai Raf, How are you? How is Bira? Hope you enjoy your days working there. Raf, I don't know how to say it but I just want you to know that I will be here for you. I love listening to every single story you share, will always do. You know, I like spending time talking with you. Sehat-sehat ya, Raf." Dewata, 2016 Rinjani

Dengarkan Sungguh-sungguh

Image
Pembicaraan mengalir begitu seru hingga tak terasa dua jam sudah kami berada di sudut kafe. Lari dan literasi, dua tema yang sama-sama kami minati. Isu seksi quarter life crisis juga tak luput dari diskusi. Sosok wanita di depan saya ini penuh energi. Baru setahun saya mengenalnya. Kami satu komunitas. Obrolan malam itu seakan tak ada habisnya. Kami sama-sama bersemangat. Terus menimpali satu sama lain. Paginya, saya coba mengingat potongan obrolan semalam. Sebagian ingat, tapi ada juga yang tidak. Wait, wait, kemarin dia bilang S1-nya ambil apa ya? Hmmm... Kok gw ga inget... Kalo univ-nya? Duh, ga inget juga... Sepikun itu kah gw... Well, padahal ini hanya detail minor. Saya coba ingat lagi sekuat tenaga, tapi tetap lupa. Kejadian seperti ini bukanlah yang pertama. Selesai ngobrol sama orang, beberapa kali saya lupa sama hal-hal kecil atau bagian minor dari cerita seperti nama tempat, nama orang, waktu kejadian, rencana mendatang, profil sesuatu. Menilik ke belakang, saya te