Posts

The Art of Friendship - Amrie

Image
Pas kuliah punya banyak teman tapi setelah lulus makin berkurang? Banyak. Pas kuliah ga deket tapi setelah lulus malah akrab? Mungkin ada, tapi sepertinya langka. Setelah lulus kuliah, kita mulai sibuk cari kerja dan ga dipungkiri bahwa lingkar pertemanan kian mengecil. Biasanya hanya berhubungan dengan yang deket-deket aja. Itupun bisa dihitung jari. Inilah yang terjadi pada saya dan salah satu senior di kampus. Dulu kami hanya sekedar “tahu” karena circle kami beririsan. Biasanya ketemu saat acara-acara fakultas. Dulu saya melihat dia sebagai sosok yang pendiam, misterius, dan pintar. Cocok buat dijadikan panutan. Kalo sekarang? :))) Just enjoy the story. Pertemanan kami bisa dibilang cukup unik. Semua berawal dari chat sederhana 5 tahun lalu, “Amrie. Ini Gita. Abis lebaran ada agenda traveling?” Ya, waktu itu saya ambil cuti cukup panjang untuk libur lebaran tapi ga ada agenda khusus. Bosan juga di rumah , pikir saya. Lalu, saya iseng chat teman-teman, dan nama Amrie ada di u

I lost my words

Image
"Nobody has ever measured, not even poets, how much the heart can hold." - Zelda Fitzgerald  

Run Baby Run

Image
There are days when my body feels fit, and I can run following the beat There are days when there's many on my plate, and the routine is skipped with regret There are days when I can run a little longer, a little further, a little faster There are days when the runner's high hit, and I cannot stop my feet There are days when rain suddenly comes then I got sick for a week There are days when the sky is so clear, yet the wind has no fear There are days when friends can join in, but mostly the playlist and I are playin’ There are days when giving up is the easiest way, but endurance takes over straightaway   I just realize I have been going through a lot From the days with the most intended one, to the days I just go run Perseverance, resilience, and determination are gained over time Running itself is a journey, to know how we feel about our body To listen and thrive physically and mentally To connect with nature and the place we live in To celebrate l

Malaikat Tak Bersayap

Image
Ketika patah hati, setiap orang punya coping mechanism (mekanisme bertahan) atau cara pengendalian yang berbeda-beda. Sebuah penelitian menyebutkan lima cara yang umum dilakukan orang Inggris Raya ketika patah hati adalah ngobrol dengan teman (37%), minum alkohol (30%), tidak melakukan apa-apa (21%), makan lebih banyak (12%), dan berbicara dengan orang tua (12%)*.  Saya? Sepertinya masuk ke dalam kaum rebahan alias tidak melakukan apa-apa. Tapi ada satu kebiasaan yang saya amati ketika lagi ngerasa sedih: Saya cenderung menarik diri dari pergaulan, misalnya off dari media sosial dan tidak mau ngobrol dengan siapapun, bahkan teman dekat sekalipun. Ini terjadi ketika saya lagi ngerasa super sedih sampai rasanya ga ada tenaga untuk bersosialisasi, salah satunya waktu patah hati terbesar akhir 2017. November 2020, saya nonaktifkan akun utama di Instagram (lagi). Ya, saat itu ada kabar yang tanpa disadari bikin saya sedih sehingga saya putuskan untuk berjeda dulu dari media sosial. Te

Life Goes On

Image
Your eyes say it all Like a lover waiting for a call We spark like a firework in the sky Beautiful, warm, and fly high I forget that anything can happen No matter how strong our connection fasten All the sweet days turned as a reminder We ever celebrated this world together May time heal any wounds And let go all disappointment I promise to keep moving forward Though every fighter knows it's hard But, as my idol said, That life goes on So, let's live on! Bekasi, 8 Jan 2021

2020: Stay Alive

Image
“Kalender 2020: Januari, Februari, Pandemi, Desember.” @Fahrrur_ on Twitter That tweet is funny yet quite precise to describe how time flies so fast in 2020, a year when COVID-19 pandemic began. And I could say it’s probably true. It’s new year already. Thus, I want to leave notes on how I went through 2020.   1.        Stay alive I used to think that we, as a human being, should do better than previous year, should achieve more and more in life. Then the pandemic struck and changed the way I perceive life. It’s kind of hard to sum up this year into one conclusion; Are we doing better? Doing worse? Or going nowhere? Well, 2020 has its ups and downs, a year of uncertainty and absurdity. All we got to do is saving ourselves first. Thus, I decided to direct myself to do only one thing in this crazy year: Survive . I put aside the definitions of what so called “improvement”, “achievement”, "resolution", you name it, and just keep in mind to stay healthy, both physically a

Belajar dari Alam

Image
Seperti beberapa manusia lainnya yang ga tau mau ngapain di rumah selama pandemi, saya pun ikut-ikutan berkebun. Dimulai dari menggarap lahan di atap rumah. Dari semua penjuru, tempat inilah yang paling cocok dan memungkinkan untuk bercocok tanam. Lahannya ga terlalu besar, sekitar 5,5 x 3,5 meter. Kegiatan ini saya mulai sejak bulan Juni 2020. Selain ilmu tentang bercocok tanam, saya ga nyangka ada banyak pelajaran hidup yang didapat selama proses berkebun ini. And I’m happy to share it to you.   1.        Sabar, semua ada prosesnya “Kok ga tumbuh-tumbuh?”, “Kok belum berbuah?”, dan sederet pertanyaan menggebu lainnya. Selama berkebun, ini pelajaran paling besar buat saya pribadi: bersabar. Saya seperti diingatkan kembali agar kita tidak hanya melihat hasil, tapi juga memahami tiap proses yang sedang berjalan dan mampu menghargainya. Semua punya waktunya masing-masing. Waktu mulai berkecambah, mulai muncul daun, mulai berbunga, sampai mulai berbuah. Begitu pula dengan hidup. Tia