A Journey

Awalnya saya ragu. Bagaimana mungkin saya menerima jabatan yang kompetensinya merupakan kelemahan saya? Namun seseorang menyadarkan saya bahwa dari situlah kita belajar, dari situlah kita mengubah kelemahan menjadi kekuatan, dan yang paling penting, dari situlah kita mau untuk “mencoba” dan mengambil peran.

Saya bukan orang yang pandai berkomunikasi secara lisan. Berbicara di depan umum adalah hal yang mengerikan. Hiii. Saya juga bukan tipe orang “pemimpin”. Lebih suka diberi tugas kemudian berimprovisasi. Dua hal itu adalah hambatan sekaligus tantangan yang harus saya taklukkan dalam menjalani periode kepengurusan. Whoaaa. But, again, that person showed me that nothing’s impossible.

Tak terasa setahun sudah saya menempati posisi ini. Berbagai suka duka menghiasi hari-hari. Namun, pengalaman yang saya peroleh jauh lebih banyak. Salah satunya kemampuan komunikasi saya membaik walau terkadang masih belepotan dan kurang percaya diri. Hehe.

Merupakan pengalaman yang luar biasa menjadi bagian dari keluarga ini. Perjalanan saya selama menjabat pun tak lepas dari orang-orang yang telah banyak membantu, baik secara langsung maupun tidak.

Thanks to:

M-779-UI, atas kesempatan yang diberikan dan kepercayaan yang begitu besar. We know it’s a crucial spot, but you always give a trust and let my creativity fulfill the wall. Got many lessons from you.

M-792-UI, atas bimbingan dan kesabaran untuk mau mengajarkan. You always appreciate my work even to smallest detail and bring me up at the right time. Love your words, “To see things you’re start to built are grown up BIG is such a proud. You’ll have your heart tied on it :)”

Tim Humas, atas kerja sama dan ide-ide yang terus mengalir. I apologize for my lack. You all did great, guys.

Dan kamu, yang menyinari saya seperti kunang-kunang menyinari hutan.

Regards,
M-881-UI

Happy birthday, Mapokalers!

Comments

Popular posts from this blog

Sejuta Pesona Sawarna

Another Best Escape

Bubur Sumsum