Adegan

Tak ada kata-kata bunga
Namun doa agar aku baik-baik saja
Dan kembali seperti sedia kala

Pagimu, malamku
Kau kejar bus biru
Sedang kuingin lepas rindu
Jam tujuh, katamu

Gelora dalam cerita
Tumpah ruah di angkasa
Seakan esok tak jumpa

Ada lelah yang pada tempatnya
Sang nyaman ikut tanpa sengaja

Jarak bukan masalah
Sebab kau adalah rumah
Semoga ku tak keliru
Mengartikan adamu

Tapi, tunggu...

Apakah kita merasa yang sama?
Atau semua hanya adegan di kepala?
Perlukah kita mengurai damba?
Atau serahkan semua pada jujurnya mata?


Comments

Popular posts from this blog

Sejuta Pesona Sawarna

Another Best Escape

Bubur Sumsum