Bloom Once Again

Behind the story:
“Mbagit harus jatuh cinta lagi. Sama apa aja.” ucap teman saya sesaat sebelum kami berpisah. Malam itu, kami berbincang banyak. Lebih tepatnya, dia mendengarkan kisah patah hati saya. Kalimat itu masih terngiang hingga keesokan hari. Memangnya bisa jatuh cinta selain sama makhluk hidup?

Dan dunia menjawabnya perlahan-lahan.

Here’s a piece of reflection of those valuable life experiences. I had a good opportunity to collaborate with my friend, Pak Sugeng (kaylalifejourney.com), who did a great work in combining the poem along with beautiful footages of Japan–just our kind of way to stay sane in the mid of pandemic. Such a fun project. Enjoy!



Banyak hal yang belum kita pahami hari ini
Tentang mereka yang pergi tanpa permisi
Mereka yang sulit jumpa lantaran kesibukan
Mereka yang dekat namun jauh dalam genggaman
Pun tentang kita
Yang tak kunjung reda dari badai duka
Yang sulit terima takdir tak seirama
Tak apa… Menangislah
Untuk semua yang tak lagi sama
Untuk luka yang masih menganga
Bersedihlah secukupnya
Sebab semua ini hanya sementara

Banyak hal yang belum kita pahami hari ini
Tentang rasa, tingkah, ilmu, kemudi
Atau bahkan mimpi kita sendiri
Namun tak perlu tergesa, karena semua ada masanya
Berbincanglah dengan mereka yang kau anggap dewasa
Mungkin kau akan temukan sesuatu yang berbeda
Sebab dunia punya ribuan sudut pandang dan analisa
Tengadah kepalamu, langkah kita masih panjang
Bagai langit timur yang luas membentang
Percayalah, semua kasih yang pernah diluangkan
Suatu saat akan menemukan jalan

Banyak hal yang belum kita pahami hari ini
Namun satu yang pasti
Perlahan kita ‘kan bersemu lagi
Bagai sakura merah muda di musim semi
Jatuh cintalah
Pada apapun
Yang membuatmu hidup
Pada biru langit,
aroma hutan setelah hujan,
karakter pada buku,
potongan lirik,
menunggu di bandara,
adrenalin saat lomba,
bunyi ranting bertemu sepatu,
mengagumi dari jauh,
coklat panas di ketinggian,
tulisan teman,
sesap kopi pagi,
tanaman yang baru tumbuh,
angin memainkan anak rambut,
menari dengan laut dan isinya,
pekat malam,
sujud,
peluk

Jatuh cintalah pada apapun
Yang membuatmu hidup
Dan karenanya, kau hidup dengan berani

Comments

Popular posts from this blog

Sejuta Pesona Sawarna

Another Best Escape

Bubur Sumsum